Hakim Belanda

Ada kisah menarik, dikutip dari Novel bersejarah, Max Havelaar, karangan Douwes Dekker, bernama pena Multatuli. Kisah ini berisi percakapan antara Polisi Belanda,
Hakim Belanda, serta wanita dan pemuda bumiputera. Adapun nama-namanya adalah fiktif (disamarkan). Latar kisah adalah sidang peradilan zaman penjajahan Belanda.

POLISI Tuan Hakim, itulah Orang yang telah membunuh Barbertje (sambil menunjuk Lothario).
HAKIM Ia harus digantung. Bagaimana ia melakukan itu?
POLISI Dicincang-cincangnya lalu digaraminya.
HAKIM Itu kesalahan besar … Ia harus digantung.
LOTHARIO Tuan Hakim, saya tidak membunuh Barbertje; saya memberinya makan, pakaian, dan saya urus dia baik-baik … Saya punya saksi-saksi yang menerangkan bahwa saya orang baik dan bukan pembunuh …
HAKIM Kau harus digantung … Dosamu tambah besar karena kesombonganmu. Tidak pantas orang yang dituduh bersalah, menganggap dirinya orang baik.
LOTHARIO Tuan Hakim, ada saksi-saksi yang bisa membuktikan itu; dan karena saya dituduh membunuh …
HAKIM Kau harus digantung, kau mencincang-cincang Barbertje, menggaraminya dan kau puas dengan dirimu sendiri … Tiga kesalahan besar. Siapa kau, hai, perempuan?
PEREMPUAN Saya Barbertje.
LOTHARIO Syukur Alhamdulillah… Tuan hakim, tuan hakim lihat, saya tidak membunuhnya!
HAKIM Hmm … ya … begitu …, tapi bagaimana tentang penggaraman? …
BARBERTJE Tidak, Tuan Hakim, dia tidak menggarami saya; – Sebaliknya, dia banyak berjasa kepada saya … dia seorang manusia yang mulia.
LOTHARIO Tuan dengar, tuan hakim, katanya saya seorang yang baik …
HAKIM Hmm …, jadi kesalahan ketiga masih tetap ada. Polisi, bawa orang itu; dia harus digantung. Dia bersalah karena congkak.

Lucu ya kisahnya!😀
Melambangkan peradilan zaman itu dimana orang pribumi tidak memiliki hak berbicara atau menyewa pengacara sebagaimana zaman sekarang.

Resource :
Max Havelaar, Multatuli
Diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh H.B. Jassin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s